Implementasi SMK3 dan Perlindungan Pekerja Jadi Sorotan dalam Kuliah Tamu Minat Kesehatan dan Keselamatan Kerja, MKM UGM

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah tamu mata kuliah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Kamis (23/4) pukul 10.00–12.00 WIB di Ruang Kuliah 1 Pascasarjana Lt. 2 FK-KMK UGM. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat dari berbagai peminatan yang ada di Prodi MKM FK-KMK UGM.

Kuliah tamu bertajuk “A Comprehensive Framework for Workplace Safety Excellence in Indonesia” menghadirkan Arie Arizandi Kurnianto, Ph.D. dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai narasumber. Materi membahas implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai kerangka komprehensif untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa SMK3 merupakan sistem terstruktur yang terintegrasi dengan manajemen perusahaan dan berjalan secara berkelanjutan melalui siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA). SMK3 bertujuan memastikan pekerja tetap selamat dan sehat saat bekerja serta bukan sekadar dokumen, tetapi praktik yang diterapkan setiap hari di tempat kerja.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa tingginya angka kecelakaan kerja menunjukkan kegagalan sistem, bukan sekadar human error. Dampak kecelakaan kerja tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga dampak sosial seperti cedera, kematian, dan trauma keluarga. Rendahnya safety culture, anggapan bahwa K3 merupakan beban, serta implementasi yang belum optimal menjadi tantangan dalam penerapan K3 di Indonesia.

Materi juga membahas fondasi kemampuan kerja (work ability) yang dipengaruhi oleh kesehatan dan kapasitas fisik, kompetensi, nilai dan motivasi pekerja, serta pekerjaan dan manajemen. Narasumber menjelaskan bahwa SMK3 berperan menjaga keseimbangan antara pekerja dan tuntutan kerja.

Pada sesi diskusi, peserta membahas implementasi SMK3 di dunia kerja, mulai dari komitmen manajemen, pembentukan tim K3, identifikasi risiko, program pelatihan, hingga monitoring dan audit. Selain itu, dibahas pula pentingnya keterlibatan seluruh pekerja, konsistensi implementasi, dan pengambilan keputusan berbasis data dalam mendukung keberhasilan SMK3.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja.

Penulis : Zilfani Fuadiyah Haq

Editor : Ari Prayogo Pribadi

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *