Dosen Departemen HBES FKKMK UGM Hadiri First Annual Meeting Dengue Modelling Consortium di Singapura

Aditya Lia Ramadona, Ph.D., dosen Departemen Health Behavior, Environment, and Social Medicine (HBES) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), berpartisipasi dalam First Annual Meeting Dengue Modelling Consortium yang diselenggarakan pada 18–19 Juni 2026 di Singapura. Pertemuan internasional ini mempertemukan para peneliti, kelompok penasihat teknis, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas perkembangan riset pemodelan dengue serta memperkuat kolaborasi global dalam pengendalian penyakit tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Aditya menjadi salah satu dari tiga perwakilan Indonesia yang hadir bersama Prof. Nuning Nuraini dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Bimandra Djaafara, Ph.D. dari National University of Singapore (NUS). Kehadiran para peneliti Indonesia ini mencerminkan kontribusi akademisi Indonesia dalam pengembangan ilmu pemodelan penyakit menular di tingkat internasional.

Dengue Modelling Consortium merupakan kolaborasi berbagai institusi yang berfokus pada pengembangan pendekatan pemodelan dan analisis data untuk mendukung pengendalian dengue berbasis bukti. Pada pertemuan tahunan perdananya, peserta mendiskusikan berbagai topik strategis, termasuk pemodelan intervensi, integrasi faktor sosial ekonomi dalam pemodelan dengue, metode peramalan kasus, serta estimasi beban penyakit. Hasil diskusi diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan dan strategi pengendalian dengue yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Keikutsertaan Aditya sebagai dosen Departemen HBES FKKMK UGM dalam forum ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan global. Dengue merupakan penyakit yang dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, sosial, dan perilaku, sehingga memerlukan pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan masyarakat. Partisipasi Aditya dalam forum internasional ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan upaya pengendalian dengue berbasis penelitian dan bukti ilmiah. Selain itu, kolaborasi yang terjalin antara peneliti, institusi akademik, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara juga sejalan dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan kapasitas penelitian, kegiatan ini turut berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Penulis : Zilfani Fuadiyah Haq

Editor : Ari Prayogo Pribadi

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *