Dosen HBES FK-KMK UGM Bagikan Edukasi tentang Bahaya Merokok dan Dampaknya terhadap Kesehatan

Yogyakarta, 24 September 2026 — Dosen Departemen Health Behavior, Environment, and Social Medicine (HBES), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan pegawai dengan tema “Mengenal Bahaya Merokok dan Dampaknya terhadap Kesehatan serta Produktivitas Kerja”.
Kegiatan yang diselenggarakan di Asrama Darmaputera Baciro, Yogyakarta, pada Kamis, 24 September 2026 ini menjadi ruang edukasi bagi peserta untuk memahami berbagai aspek terkait konsumsi rokok, dampaknya terhadap kesehatan, serta pentingnya upaya berhenti merokok.
Dalam pemaparannya, dr. Bagas menjelaskan bahwa produk yang mengandung nikotin saat ini memiliki beragam bentuk, mulai dari rokok konvensional hingga Electronic Nicotine Delivery Systems (ENDS) atau rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan. Produk-produk tersebut tetap perlu menjadi perhatian karena dapat mengandung nikotin dan berbagai zat kimia yang berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan.
Lebih lanjut, dr. Bagas membahas bagaimana nikotin dan zat kimia dalam rokok dapat memengaruhi sistem kardiovaskular, antara lain melalui kerusakan lapisan pembuluh darah, gangguan pelebaran pembuluh darah, peningkatan inflamasi, serta perubahan pada kadar lemak dalam tubuh. Materi juga menjelaskan mekanisme ketergantungan nikotin yang berkaitan dengan sistem dopamin di otak.
Salah satu bagian penting dalam materi adalah pembahasan mengenai siklus ketergantungan nikotin dan tantangan berhenti merokok. Ketika seseorang menghentikan konsumsi nikotin, gejala withdrawal dapat muncul dalam beberapa jam dan mencapai intensitas tertentu pada minggu pertama. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat proses berhenti merokok membutuhkan dukungan dan strategi yang tepat.
Dalam sesi tersebut, peserta juga mendapatkan informasi mengenai berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk berhenti merokok, seperti mengenali situasi yang memicu keinginan merokok, meminta dukungan keluarga dan orang terdekat, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Materi turut menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang terlindungi dari paparan asap rokok, baik di rumah maupun di ruang publik.
Melalui keterlibatan dosen HBES dalam kegiatan edukasi ini, Departemen HBES FK-KMK UGM terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait perilaku yang berpengaruh terhadap kesehatan individu dan lingkungan. Edukasi mengenai bahaya rokok diharapkan dapat mendorong kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta mendukung terciptanya lingkungan yang bebas dari paparan asap rokok.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 3: Good Health and Well-being, khususnya dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan faktor risiko penyakit. Selain itu, pembahasan mengenai kesehatan dan produktivitas kerja turut berkaitan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth, melalui dukungan terhadap terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.
Penulis : Zilfani Fuadiyah Haq
Editor : Ari Prayogo Pribadi




![Press release hari kesehatan mental sedunia [minat PPK] ppk 1](https://hbes.fkkmk.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/103/2023/10/Press-release-hari-kesehatan-mental-sedunia-minat-PPK-ppk-1-180x180.jpg)








Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!